Sabtu, 10 Mei 2014

HARI@NKU

 H@RI@NKU


sabar dan ikhlas tidak bisa kita dapatkan di bangku sekolah, seperti kita mempelajari mata kuliyah  dari tidak thu menjadi tahu. Tapi untuk memperolehnya kita harus belajar dan belajar melatih diri untuk dapat menguasai nafsu. Manusia itu terdiri dari dua karakteristik, yaitu hawa nafsu dan rasa sabar. Sabar tidak akan terwujud, kecuali setelah manusia mampu mengalahkan hawa nafsu.
Kita di anjurkan untuk senantiasa sabar dan mendekat pada allah dengan sholat saat musibah atau cobaan menghampiri kita. Secara tidak langsung allah membimbing kita untuk bersabar, jika pembelajaran ini terus menerus kita rasakan tidaklah sebagai orang yang sabar. Kemudian ihklas, prinsip ihklas adalah niat, hakikat ikhlas adalah kemurnian niat, kesempurnaan ikhlas adalah kejujuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar