H@RI@NKU
sabar dan ikhlas tidak bisa kita
dapatkan di bangku sekolah, seperti kita mempelajari mata kuliyah dari tidak thu menjadi tahu. Tapi untuk
memperolehnya kita harus belajar dan belajar melatih diri untuk dapat menguasai
nafsu. Manusia itu terdiri dari dua karakteristik, yaitu hawa nafsu dan rasa
sabar. Sabar tidak akan terwujud, kecuali setelah manusia mampu mengalahkan
hawa nafsu.
Kita di anjurkan untuk senantiasa sabar dan mendekat pada allah
dengan sholat saat musibah atau cobaan menghampiri kita. Secara tidak langsung
allah membimbing kita untuk bersabar, jika pembelajaran ini terus menerus kita
rasakan tidaklah sebagai orang yang sabar. Kemudian ihklas, prinsip ihklas
adalah niat, hakikat ikhlas adalah kemurnian niat, kesempurnaan ikhlas adalah
kejujuran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar